Harga Pipa Galvanis Per Batang

Harga Pipa Galvanis Per Batang

Harga Pipa Galvanis – Pada bidang konstruksi, pemilihan material yang tepat menjadi faktor penting untuk menentukan kualitas dan ketahanan sebuah bangunan.

Salah satu material yang seringkali mudah menjumpainya yaitu pipa galvanis. Jenis pipanya ini terkenal luas karena memiliki lapisan pelindung seng yang membuatnya lebih tahan terhadap karat.

Sehingga mampu menggunakannya dalam jangka waktu lama meski berada pada lingkungan lembap maupun terbuka.

Akan tetapi, sebelum membeli banyak orang sering bertanya mengenai harga pipa galvanis per batang.

Karena memang dari segi harganya sendiri tidak bisa sama rata. Ada beberapa faktor dan cara tersendiri dalam memilihnya.

Melalui artikel kali ini akan membahas lebih lanjut mengenai kisaran harga dari pipa jenis tersebut dan cara memilihnya. Jadi, untuk selengkapnya simak artikel berikut.

Kisaran Harga Pipa Galvanis dan Faktor yang Mempengaruhinya

Kisaran Harga Pipa Galvanis dan Faktor yang Mempengaruhinya

Sebelum membeli material bangunan, memahami kisaran harga menjadi langkah penting agar anggarannya bisa menyesuaikan.

Hal yang sama berlaku ketika Anda ingin membeli pipa galvanis. Untuk kisaran harga pipa galvanis per batang umumnya berkisar mulai dari Rp100.000 hingga lebih dari Rp1.000.000.

Perbedaan harganya ini tergantung pada berbagai faktor. Pipa dengan diameter kecil biasanya lebih murah daripada pipanya yang besar.

Sementara itu semakin tebal pipanya, maka harganya cenderung lebih tinggi. Dengan demikian, kisaran harga bisa sangat beragam tergantung kebutuhan masing-masing proyek.

Berikut ini ada beberapa faktor yang mempengaruhi harga dari pipa tersebut yaitu:

1. Ukuran Diameter Pipa

Diameter pipa galvanis sangat menentukan harga. Semakin besar diameternya, maka semakin banyak bahan baku dalam penggunaannya sehingga harga pun meningkat.

2. Ketebalan Pipa

Pipa galvanis dengan ketebalan lebih tinggi biasanya memiliki daya tahan lebih baik terhadap tekanan. Hal ini membuat harganya lebih mahal daripada pipa tipis.

3. Panjang Pipa

Standar panjang pipa jenis ini biasanya sekitar 6 meter per batang. Jika Anda membeli pipa dengan panjang khusus, harganya bisa lebih tinggi.

4. Kualitas Lapisan Galvanis

Lapisan seng pada pipa galvanis berfungsi melindungi dari karat. Pipa dengan lapisan lebih tebal cenderung lebih awet, namun harganya juga lebih tinggi.

5. Merk atau Produsen

Setiap merk menawarkan kualitas yang berbeda. Merk terkenal biasanya membanderol produk dengan harga lebih tinggi karena jaminan mutu tersendiri.

6. Lokasi Pembelian

Harga bisa berbeda tergantung wilayah. Biaya penyaluran dari pabrik ke toko material pada daerah tertentu seringkali membuat harga lebih mahal.

7. Jumlah Pembelian

Pembelian dalam jumlah banyak biasanya mendapatkan harga grosir yang lebih murah. Sementara pembelian satuan cenderung lebih mahal.

8. Kondisi Pasar dan Kenaikan Bahan Baku

Harga pipa yang satu ini juga terpengaruhi oleh bahan baku baja pada pasar global. Jika harga baja naik, otomatis harga pipa galvanis ikut naik.

Cara Memilih Pipa Galvanis yang Sesuai Kebutuhan

Cara Memilih Pipa Galvanis yang Sesuai Kebutuhan

Sebelum membeli pipa galvanis, penting sekali memahami cara memilih yang benar agar sesuai dengan kebutuhan Anda.

Banyak orang terkadang langsung membeli tanpa pertimbangan, sehingga pipanya yang terpasang tidak bertahan lama atau tidak sesuai dengan fungsinya.

Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa cara tersendiri dalam memilih pipanya yang sesuai dengan kebutuhan yaitu:

1. Tentukan Kebutuhan Pemakaian

Hal pertama adalah menentukan kebutuhan utama. Apakah pipa pemakaiannya untuk saluran air bersih, saluran limbah, atau rangka bangunan.

Kebutuhan berbeda memerlukan spesifikasi yang berbeda juga.

2. Pilih Ukuran Diameter yang Tepat

Pipa galvanis tersedia dalam berbagai ukuran diameter. Untuk saluran air rumah tangga biasanya cukup ½ inci atau ¾ inci.

Sementara untuk industri atau saluran utama, ukuran lebih perlu yang besar.

3. Perhatikan Ketebalan Pipa

Ketebalan pipa akan menentukan daya tahannya. Untuk pemakaian jangka panjang, pilih pipa galvanis dengan ketebalan lebih besar agar tidak mudah rusak.

4. Cek Lapisan Galvanisnya

Lapisan seng pada pipa galvanis berfungsi mencegah karat. Pastikan pipanya memiliki lapisan galvanis merata dan tebal, agar lebih awet meski terkena kelembaban.

5. Sesuaikan dengan Anggaran

Harga pipa galvanis berbeda-beda sesuai ukuran dan kualitasnya. Sesuaikan dengan anggaran Anda, tetapi jangan hanya mencari yang paling murah tanpa memperhatikan mutunya.

6. Pilih Merk yang Terpercaya

Menggunakan pipa galvanis dari merk terpercaya lebih aman karena kualitasnya terjamin. Biasanya merk ternama sudah lolos standar SNI dan lebih tahan lama.

7. Pertimbangkan Lokasi Pemasangan

Jika pipa akan memasangnya pada area terbuka yang terkena panas dan hujan, pilih pipa galvanis dengan perlindungan tambahan anti karat.

8. Konsultasikan dengan Tukang atau Ahli

Sebelum membeli, sebaiknya berkonsultasi dengan tukang atau teknisi. Mereka bisa membantu menentukan ukuran, jenis, dan jumlah pipa galvanis sesuai kebutuhan pemasangannya.

Tips Memasang Pipa Galvanis Memakai Tukang

Tips Memasang Pipa Galvanis Memakai Tukang

Dalam pemasangan pipa galvanis, banyak orang lebih memilih menggunakan jasa tukang pipa yang berpengalaman.

Hal ini karena pipa galvanis memiliki karakteristik khusus yang berbeda dengan pipa jenis lainnya. Maka dari itu, berikut ini ada beberapa tips tersendiri dalam memasang pipanya oleh tukang yaitu:

1. Pilih Tukang dengan Pengalaman Pipa Logam

Pipa galvanis berbeda dengan yang jenisnya plastik. Tukang berpengalaman pada pipa logam akan lebih terampil dalam memotong, menyambung, dan memasang pipanya dengan benar.

2. Pastikan Peralatan Lengkap

Memasang pipa galvanis membutuhkan alat khusus seperti kunci pipa, mesin ulir, sampai pelumas ulir.

Pastikan tukang memiliki semua peralatan yang jadi keperluan agar pekerjaan lebih cepat selesai.

3. Pakai Bahan Tambahan untuk Penyambungan

Agar sambungan lebih rapat, mintalah tukang menggunakan bahan tambahan seperti seal tape atau pasta ulir. Hal ini bisa mencegah kebocoran pada sambungan.

4. Perhatikan Arah dan Jalur Pemasangan

Sebelum pemasangan, tukang sebaiknya membuat denah jalur pipa. Hal ini penting untuk menghindari salah arah, pemotongan berlebih, atau pemasangan yang bisa merusak dinding.

5. Cek Tingkat Kemiringan Pipa

Untuk sistem saluran air, pipa perlu memasangnya dengan kemiringan tertentu agar aliran air lancar. Tukang yang teliti akan memastikan pipa tidak rata sehingga tidak ada air yang menggenang.

6. Lakukan Uji Coba Tekanan Air

Setelah pemasangan selesai, mintalah tukang melakukan uji coba dengan aliran air bertekanan. Tes ini membantu memastikan tidak ada kebocoran pada sambungannya.

7. Pastikan Perlindungan Anti Karat Tambahan

Meski sudah melapisinya dengan galvanis, pipa tetap berisiko berkarat jika terpapar lingkungan lembab.

Mintalah tukang melapisi bagian tertentu dengan cat anti karat, terutama pada area sambungan.

8. Hitung Waktu Pengerjaan dengan Cermat

Pemasangan pipa galvanis membutuhkan waktu lebih lama daripada jenis lainnya. Oleh karena itu, pastikan tukang menghitung waktu kerja secara realistis.

Penutup

Mengetahui harga pipa galvanis per batang dan faktor yang memengaruhinya akan sangat membantu Anda sebelum membeli.

Jika memerlukan informasi mengenai jasa tukang pipa, maka bisa konsultasi melalui Whatsapp yang tertera berikut ini.

Scroll to Top