Kelebihan Pipa PPR untuk Air Panas

Memilih material pipa untuk saluran air panas tentu tidak bisa sembarangan. Salah satu solusi terbaik yang banyak digunakan saat ini adalah pipa PPR. Artikel ini bertujuan untuk memberikan informasi lengkap tentang kelebihan pipa PPR air panas, mulai dari jenis, tekanan, kelebihan, hingga teknik pemasangannya. Dengan memahami hal ini, kamu bisa membuat keputusan yang tepat saat membangun atau merenovasi sistem plumbing di rumah.

Jenis dan Tekan Pipa PPR

Jenis dan Tekan Pipa PPR

Pipa PPR atau Polypropylene Random Copolymer dikenal sebagai pipa berbahan plastik berkualitas tinggi. Pipa ini dirancang khusus untuk mengalirkan air panas maupun dingin dengan tekanan tinggi.

Secara umum, pipa PPR dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan ketebalan dan kemampuan tekanannya:

  • Pipa PPR Tipe PN10: Cocok untuk air dingin bertekanan rendah.

  • Pipa PPR Tipe PN16: Dapat digunakan untuk air panas bertekanan sedang.

  • Pipa PPR Tipe PN20: Ideal untuk air panas bertekanan tinggi dan tahan suhu tinggi.

Kegunaan Pipa PPR Berdasarkan Jenisnya

Jenis Pipa PPR Tekanan Maks. Cocok untuk Air Panas Ketebalan
PN 10 10 bar Air dingin rumah tangga Tidak Bisa Tipis
PN 16 16 bar Air dingin, udara tekan Tidak Bisa Sedang
PN 20 20 bar Air panas & dingin Bisa Tebal
PN 25 25 bar Air panas bertekanan tinggi Bisa Sangat tebal

Tips Memilih Jenis Pipa PPR

  1. Tentukan jenis air: Jika hanya untuk air dingin, cukup gunakan PN 10 atau PN 16

  2. Cek tekanan pompa atau sistem: Gunakan PN 20 atau PN 25 untuk instalasi air panas atau tekanan tinggi.
  3. Gunakan merek terpercaya: Pastikan pipa memiliki sertifikasi SNI atau standar internasional.

Kelebihan Pipa PPR untuk Air Panas yang Harus Diketahui

Kelebihan Pipa PPR untuk Air Panas yang Harus Diketahui

Pipa PPR (Polypropylene Random Copolymer) dirancang khusus untuk menahan suhu tinggi dan tekanan tinggi. Karena itu, pipa ini menjadi solusi ideal untuk instalasi air panas, baik untuk kebutuhan rumah tangga maupun industri.

1. Tahan Suhu Tinggi hingga 95°C

Pipa PPR mampu menahan suhu air panas hingga 95 derajat Celcius secara terus-menerus, dan bahkan hingga 110°C untuk jangka pendek. Hal ini menjadikannya aman digunakan untuk sistem water heater dan pemanas air sentral.

2. Tahan Terhadap Tekanan Tinggi

Kelebihan lain dari pipa PPR adalah kemampuannya menahan tekanan air tinggi, bahkan saat digunakan bersama air panas. Jenis PN 20 dan PN 25 sangat cocok untuk sistem ini karena memiliki dinding yang tebal dan kuat.

3. Tidak Berkarat dan Anti-Korosi

Berbeda dengan pipa logam, pipa PPR tidak mengalami karat, tidak korosi, dan tidak bereaksi terhadap senyawa kimia dalam air. Ini membuat air yang mengalir tetap bersih dan aman untuk digunakan.

4. Sambungan Menyatu Tanpa Lem

Pipa PPR disambung menggunakan sistem heat fusion (las panas), di mana sambungan antara pipa dan fitting menyatu seperti satu tubuh. Hasilnya sangat kuat, tidak mudah bocor, dan lebih awet daripada sambungan pipa lem.

5. Umur Panjang

Jika digunakan dengan benar, pipa PPR bisa bertahan hingga 50 tahun, bahkan dalam sistem air panas bertekanan. Ini menjadikannya investasi jangka panjang untuk instalasi rumah atau bangunan.

6. Ramah Lingkungan dan Aman untuk Kesehatan

Pipa PPR terbuat dari bahan plastik bebas BPA dan non-toksik, sehingga aman untuk air minum sekalipun. Bahan dasarnya juga bisa didaur ulang, menjadikannya pilihan yang lebih hijau dibandingkan pipa konvensional.

Teknik pemasangan Pada Pipa PPR untuk Air Panas

Teknik pemasangan Pada Pipa PPR untuk Air Panas

Agar pipa berfungsi optimal, proses pemasangan harus dilakukan dengan teknik yang tepat. Berikut beberapa hal penting yang perlu diperhatikan:

  • Gunakan Mesin Las Pipa (Socket Fusion)
    Pipa PPR disambung menggunakan alat pemanas khusus. Permukaan pipa dan fitting dipanaskan, lalu disatukan hingga menyatu sempurna.

  • Perhatikan Waktu Pemanasan dan Pendinginan
    Setiap ukuran pipa memiliki standar waktu pemanasan. Umumnya, antara 5–30 detik. Setelah dipanaskan, sambungan harus didiamkan agar dingin alami.

  • Lakukan Uji Tekanan Setelah Pemasangan
    Setelah semua sambungan selesai, penting untuk menguji tekanan air di dalam pipa. Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada kebocoran.

  • Jauhkan dari Sumber Api Langsung
    Meski tahan panas, pipa PPR tetap tidak boleh terkena api secara langsung. Oleh sebab itu, pastikan pemasangannya jauh dari kompor atau tungku terbuka.

Pemasangan yang tepat akan memastikan sistem air panas kamu bekerja secara efisien dan bebas masalah selama bertahun-tahun.

Apabila kamu membutuhkan jasa tukang pipa untuk permasalahan pipa di rumah kamu, bisa menghubungi dengan cara klik link dibawah ini!

Kesimpulan

Dalam memilih sistem saluran air panas, kamu tentu ingin bahan yang kuat, tahan lama, dan aman. Semua keunggulan itu bisa kamu temukan pada pipa PPR. Dengan memahami kelebihan pipa PPR air panas, kamu dapat mengambil keputusan terbaik untuk rumah atau proyek bangunanmu.

Pipa ini tidak hanya tahan suhu tinggi dan tekanan, tetapi juga bebas karat dan ramah lingkungan. Selain itu, pemasangannya pun mudah dengan metode heat fusion yang membuat sambungan lebih kokoh. Jadi, jangan ragu untuk menggunakan pipa PPR sebagai solusi pipa air panas terbaik untuk kebutuhanmu.

Scroll to Top