Pipa Beton Kolam Penampungan – Air menjadi kebutuhan utama untuk rumah, lahan pertanian, dan kegiatan proyek. Adanya sistem penampungan yang baik menentukan kualitas pasokan airnya.
Banyak orang mulai memilih pipa dari bahan beton pada kolam penampungan karena daya tahannya cukup tinggi.
Material ini cukup mampu menahan beban air dalam volume besar dan struktur padatnya membantu mencegah rembesan.
Kenyataannya di lapangan, jenis pipa beton sering penggunaannya untuk kolam menampung air hujan, sumur, maupun dari irigasi.
Perubahan suhu sendiri tidak mudah merusak strukturnya. Akan tetapi masih banyak orang yang belum memahami keunggulan dan cara pemakaian pipa beton dengan benar.
Melalui artikel kali ini akan menjelaskan lebih lanjut mengenai pipa dari bahan tersebut pada kolam. Jadi, untuk selengkapnya simak artikel berikut.
Pipa beton memiliki kekuatan tinggi tersendiri. Material ini mampu menahan beban air tanpa mudah retak. Kekuatannya inilah membantu menjaga kestabilan kolam.
2. Ketahanan Terhadap Perubahan Suhu
Pipa beton mampu bertahan pada panas dan hujan. Selain itu, struktur padatnya tidak mudah memuai. Ketahanan ini menjaga aliran tetap stabil.
3. Keamanan dari Rembesan
Pipa beton memiliki pori rapat tersendiri. Bahan ini bisa mencegah air keluar melalui celah kecil. Keamanan tersebut sangat penting untuk kolam berisi air bersih.
4. Umur Pakai Panjang
Pipa beton bisa bertahan selama bertahun-tahun. Selain itu, perawatannya tidak rumit. Umur pakai yang panjang memberi keuntungan besar.
5. Kesesuaian dengan Kapasitas Besar
Kolam penampungan membutuhkan pipa yang bisa menahan volume besar. Jenis pipa beton memiliki struktur yang stabil. Kesesuaian ini membuatnya ideal untuk sistem besar.
6. Kekuatan Terhadap Tekanan Tanah
Pipa beton tidak mudah berubah bentuk saat tertimbun. Selain itu, pipa jenis ini mampu menahan tekanan tanah. Kekuatannya membuat pemasangan luar ruangan lebih aman.
7. Kemudahan Penempatan
Jenis pipa yang satu ini memiliki bentuk standar. Proses pemasangannya sendiri mudah dalam mengaturnya. Kemudahan ini mempercepat pekerjaan di lapangan.
8. Ketersediaan Berbagai Ukuran
Pipa beton tersedia dalam banyak ukuran tersendiri. Para penggunanya bisa menyesuaikan dengan kapasitas kolam. Ketersediaan ini membantu perencanaan lebih tepat.
Cara Merawat Pipa Beton Kolam Penampungan Agar Awet

Pipa beton kolam penampungan merupakan salah satu material terbaik untuk menampung air dalam jangka panjang.
Namun meski kuat, pipa beton tetap memerlukan perawatan rutin agar performanya optimal. Oleh karena itu, berikut ini ada beberapa cara tersendiri dalam merawat pipa beton pada kolam yaitu:
1. Bersihkan Endapan Secara Rutin
Endapan seperti pasir, lumpur, atau sisa bahan kimia bisa menumpuk dalam pipa. Oleh karena itu, lakukan pembersihan rutin dengan sapu atau alat hisap khusus.
2. Periksa Sambungan Pipa Secara Berkala
Sambungan pipa adalah titik rawan kebocoran. Periksa setiap sambungan secara rutin dan pastikan rapat. Perbaikan sejak awal bisa mencegah kerusakan lebih besar.
3. Hindari Beban Berlebih pada Atas Pipa
Beban berat seperti kendaraan atau material bangunan bisa menekan pipa. Sebaiknya atur area sekitar kolam agar bebas dari beban berlebih.
4. Kontrol Aliran Air
Aliran air yang terlalu deras atau tidak stabil bisa merusak bagian dalam pipa. Maka dari itu, gunakan pengatur aliran atau pompa dengan kapasitas sesuai kebutuhan kolam.
5. Gunakan Pelindung Tambahan Jika Perlu
Lapisan pelindung seperti coating anti korosi bisa mengaplikasikannya pada permukaan pipa. Selain itu, lapisan ini melindungi beton dari gesekan dan bahan kimia ringan.
6. Pantau Kualitas Air
Air yang mengandung bahan kimia agresif seperti asam atau garam tinggi bisa merusak beton. Oleh karena itu, pastikan kualitas air tetap terkontrol.
7. Deteksi retakan kecil sejak awal
Retakan kecil sering tidak terlihat, tetapi bisa membesar seiring waktu. Lakukan pemeriksaan visual rutin dan perbaiki segera jika ada.
8. Lakukan Perawatan Profesional Secara Periodik
Ahli perawatan pipa memiliki peralatan khusus untuk mendeteksi kerusakan tersembunyi. Jadwalkan perawatan minimal setahun sekali agar sistem tetap optimal.
Alternatif Material Lain Selain Pipa Beton untuk Kolam Penampungan

Meskipun pipa dari bahan beton kolam penampungan banyak penggunaannya karena kekuatannya, namun ada beberapa alternatif material lain yang juga bisa dalam memakainya.
Mengetahui opsi lain membantu Anda menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan proyek dan anggaran.
Berikut ini ada beberapa alternatif material lain selain jenis beton untuk kolam penampungan yaitu:
1. Pipa PVC
Material PVC sendiri ringan dan mudah dalam memasangnya. Selain itu, material ini tahan korosi dan tidak mudah bocor.
2. Pipa HDPE
Bahan HDPE terkenal memiliki fleksibilitas tinggi dan tahan retak. Pemasangannya juga cepat dan sambungannya rapat.
3. Pipa Baja
Baja memiliki kekuatan luar biasa dan tahan tekanan tinggi. Selain itu, cocok untuk kolam penampungan. Akan tetapi, pipa baja mudah berkarat jika tidak melapisinya dengan anti korosi.
4. Pipa Fiberglass
Fiberglass ringan dan anti korosi. Selain itu, permukaan halus membuat aliran air lebih lancar. Namun, biaya material ini cukup tinggi.
5. Pipa uPVC
Bahan uPVC lebih kuat daripada PVC biasa dan tahan tekanan sedang. Selain itu, mudah memasangnya dan ringan.
6. Pipa Stainless Steel
Stainless steel sendiri terkenal tahan karat dan memiliki umur pakai panjang. Selain itu, tampilannya bersih dan estetis.
Penutup
Pipa beton kolam penampungan yang tepat menawarkan solusi jangka panjang untuk sistem penyimpanan air.
Akan tetapi perawatan tetap perlu agar kinerjanya optimal. Jika memerlukan informasi mengenai jasa tukang pipa, maka bisa konsultasi melalui Whatsapp yang tertera berikut ini.


