Pipa Hidroponik Sistem NFT

Pipa Hidroponik Sistem NFT

Pipa Hidroponik NFT – Menanam sayuran pada lahan yang terbatas kini menjadi hobi populer bagi masyarakat perkotaan di Indonesia.

Metode menanam tanpa tanah ini menawarkan solusi praktis untuk menghasilkan bahan pangan yang sehat dan juga segar.

Oleh karena itu, penggunaan pipa Hidroponik NFT memmbuat nutrisi tanaman bisa terserap secara maksimal. 

Sistem ini mampu mempercepat masa panen sayuran daun seperti selada atau sawi hijau dengan signifikan. 

Instalasi sistem tersebut yang baik sangat bergantung pada pemilihan jenis pipa aman bagi kesehatan setiap waktu.

Selain aspek kekuatan material kemiringan lubang tanam juga menjadi hal utama tersendiri. Tepat pada artikel kali ini akan menjelaskan pemakaian pipa Hidroponik pada sistem penanaman tersebut. 

Oleh karena itu, agar tahu sistemnya bisa simak terus artikel ini.

Apa Itu NFT pada Hidroponik?

Apa Itu NFT pada Hidroponik?

Sering kali, para pemula merasa bingung membedakan berbagai teknik hidroponik yang ada, padahal setiap metode memiliki karakteristik unik yang spesifik.

Mengenal sistem NFT yang satu ini menjadi hal penting tersendiri. Sistem ini menjadi primadona karena kemampuannya dalam menghasilkan sayuran kualitas premium dengan penggunaan sumber daya hemat.

Nutrient Film Technique atau menyingkatnya menjadi NFT adalah sebuah teknik budidaya tanaman di mana akar tanaman tumbuh pada lapisan air nutrisi dangkal.

Konsep utama dari metode ini adalah sirkulasi air yang terus-menerus mengalir selama 24 jam tanpa henti setiap hari.

Istilah “film” dalam NFT merujuk pada aliran air yang tipis, biasanya hanya setinggi 1 hingga 3 mm saja pada dasar pipa.

Salah satu keunggulan terbesar dari sistem ini adalah kemampuan akar untuk menyerap oksigen langsung dari udara dalam ruang Pipa.

Sistem NFT menggunakan prinsip sirkulasi tertutup yaitu air dari tempat penampungan memompanya menuju bagian atas pipa tanam.

Untuk menjalankan sistem NFT dengan sukses, instalasi pipa harus memiliki sudut kemiringan sekitar 1 hingga 5% secara akurat.

Selain pipa, sistem ini memerlukan pompa air yang handal, tempat penampungan nutrisi yang kedap cahaya, serta selang penyaluran yang rapi.

Berbagai Pilihan Material Pipa Hidroponik NFT

Berbagai Pilihan Material Pipa Hidroponik NFT

Memilih material yang tepat untuk sistem budidaya tanaman merupakan langkah edukatif yang penting bagi keberhasilan panen jangka panjang.

Sering kali, para hobi pemula hanya menggunakan bahan seadanya tanpa mempertimbangkan dampak suhu dan keamanan pangan bagi sayurannya.

Berikut ini ada beberapa pilihan material pipa Hidroponik pada sistem NFT yaitu:

1. Pipa PVC Putih (uPVC)

Pilihan pertama yaitu pipa PVC berwarna putih karena kemampuannya dalam memantulkan panas matahari. Jadi, suhu air nutrisi dalam pipa tetap terjaga stabil dan tidak mudah panas.

2. Gully Trapesium Khusus Hidroponik

Bisa menggunakan gully berbentuk trapesium yang memang desainnya secara khusus untuk sistem NFT.

Bentuk dasarnya yang rata memastikan air nutrisi mengalir dalam lapisan yang tipis dan merata ke seluruh akar.

3. Talang Air Persegi

Jenis talang air berbahan plastik sering penggunaannya sebagai alternatif karena memiliki dasar datar yang ideal untuk aliran film.

4. Pipa PVC Tanpa Timbal

Sangat menjadi saran untuk mencari material pipa yang sudah tersertifikasi bebas timbal demi keamanan kesehatan.

Pipa jenis ini tidak akan melepaskan residu logam berat ke dalam air meskipun terpapar panas.

5. Pipa HDPE (High-Density Polyethylene)

Material HDPE terkenal memiliki kekuatan yang luar biasa dan ketahanan tinggi terhadap benturan maupun keretakan.

Meskipun harganya sedikit lebih mahal, pipa ini tidak mudah mengalami degradasi kualitas.

6. Pipa PVC Kelas AW (Tebal)

Jika menggunakan pipa bulat, pastikan memilih kelas AW yang memiliki dinding pipa tebal dan kokoh. Ketebalan ini penting agar pipa tidak mudah melengkung saat terbebani oleh berat tanaman.

7. Pipa Polypropylene (PP)

Material PP memiliki ketahanan kimia yang baik sehingga tidak mudah bereaksi dengan larutan nutrisi.

Pipa ini juga memiliki permukaan dalam yang licin sehingga endapan kotoran atau kerak nutrisi tidak mudah menempel.

Cara Pasang Pipa Hidroponik pada Sistem NFT

Cara Pasang Pipa Hidroponik pada Sistem NFT

Membangun instalasi kebun yang efisien memerlukan ketelitian dalam menyusun setiap komponen agar aliran nutrisi bisa berjalan secara sempurna.

Sering kali, kegagalan dalam berkebun tanpa tanah penyebabnya oleh kesalahan kecil pada sudut kemiringan atau sambungan yang tidak presisi.

Maka dari itu, berikut adalah beberapa cara memasang pipa Hidroponik pada sistem NFT yaitu:

1. Menyiapkan Rangka Penyangga yang Kokoh

Langkah pertama adalah merakit rangka menggunakan bahan baja ringan atau kayu yang tahan terhadap air dan cuaca.

Pastikan rangka memiliki pondasi yang kuat agar mampu menahan beban pipanya saat terisi air atau tanaman.

2. Mengatur Sudut Kemiringan Pipa Secara Presisi

Pasanglah pipa dengan sudut kemiringan antara 1 sampai 5% ke arah saluran pembuangan akhir. Kemiringan ini penting agar air nutrisi bisa mengalir sebagai lapisan tipis dan tidak menggenang dalam pipa.

3. Membuat Lubang Tanam dengan Jarak Teratur

Gunakan bor lubang untuk melubangi bagian atas pipa dengan jarak antar pusat lubang sekitar 20 cm.

Ukuran lubang harus menyesuaikannya dengan diameter netpot yang akan digunakan agar posisi tanaman menjadi pas.

4. Memasang Penutup Ujung Pipa

Pasanglah penutup pada kedua ujung pipa dan pastikan setiap sambungan sudah ada lem PVC agar tidak terjadi kebocoran.

Pada sisi saluran keluar, pasanglah reducer atau lubang kecil pada bagian bawah penutup agar air mengalir keluar lancar.

5. Memasang Jalur Distribusi Nutrisi

Hubungkan pompa air dari tempat penampungan menuju bagian pipa yang paling tinggi menggunakan selang atau pipa kecil.

6. Membuat Saluran Kembali ke Toren

Hubungkan ujung pipa yang paling rendah menuju tempat penampungan nutrisi menggunakan pipa berdiameter lebih besar agar tidak terjadi sumbatan.

7. Melakukan Uji Coba Sirkulasi Air

Nyalakan pompa dan amati aliran air dalam pipa sebelum memasukkan bibit tanaman ke dalam instalasi. Pastikan air mengalir sebagai lapisan tipis yang rata dan tidak ada bagian pipa yang  mengalami kebocoran pada sambungannya.

8. Penempatan Netpot dan Bibit Tanaman

Masukkan netpot yang sudah berisi bibit dan media tanam ke dalam lubang-lubang yang telah siap sebelumnya.

Penutup

Jadi sekian dulu penjelasan tentang pipa jenis Hidroponik pada sistem NFT untuk hasil panel yang melimpah.

Jika memerlukan informasi mengenai jasa tukang pipa, maka bisa konsultasi melalui Whatsapp yang tertera berikut ini.

Scroll to Top