Mengenal Pipa Paralon, Material Serta Ukurannya

Mengenal Pipa Paralon, Material Serta Ukurannya

Pipa Paralon – Pipa paralon merupakan salah satu material penting dalam pembangunan rumah maupun gedung. Hampir semua instalasi air bersih, saluran pembuangan, hingga sistem irigasi tidak bisa lepas dari penggunaan pipa ini.

Pipa paralon hadir dalam berbagai ukuran dan material yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari skala rumah tangga hingga industri.

Namun, banyak orang masih belum memahami secara mendalam tentang pipa ini.

Dalam artikel ini akan membahas lebih dalam mengenai pipa paralon termasuk material serta ukurannya. Yuk simak!

Kelebihan Menggunakan Pipa Paralon

Kelebihan Menggunakan Pipa Paralon

Berikut ini adalah beberapa kelebihan menggunakan pipa paralon dibandingkan jenis pipa lainnya.

1. Ringan dan Mudah Dipasang

Keunggulan pertama adalah terletak pada bobotnya yang ringan. Pipa ini memiliki bobot yang jauh lebih ringan dibandingkan pipa logam. Hal ini memudahkan proses pengangkutan dan pemasangan, bahkan bisa dilakukan tanpa memerlukan peralatan khusus. Proses pemotongan pun cukup menggunakan gergaji biasa, sedangkan penyambungannya dapat dilakukan dengan lem PVC.

2. Anti Karat dan Tahan Lama

Berbeda dengan pipa besi yang rentan berkarat, pipa paralon tahan terhadap korosi karena terbuat dari bahan plastik PVC. Sifat ini membuatnya lebih awet meski digunakan dalam jangka waktu lama, terutama untuk instalasi air.

3. Harga Lebih Terjangkau

Dibandingkan dengan pipa logam atau pipa berbahan khusus lainnya, paralon jauh lebih ekonomis. Hal ini menjadikannya pilihan populer untuk kebutuhan rumah tangga maupun proyek skala besar.

4. Banyak Pilihan Ukuran dan Kelas

Pipa ini tersedia dalam berbagai diameter dan ketebalan, mulai dari ukuran kecil untuk saluran rumah tangga hingga ukuran besar untuk saluran industri atau pembuangan utama. Fleksibilitas ini membuatnya cocok untuk berbagai kebutuhan dari skala kecil hingga besar.

5. Perawatan Mudah

Pipa ini relatif mudah dirawat. Selama pemasangan dilakukan dengan benar dan tidak terkena paparan sinar matahari langsung secara terus-menerus, paralon bisa bertahan bertahun-tahun tanpa masalah berarti.

6. Ramah Lingkungan

Sebagian besar pipa ini dapat didaur ulang. Selain itu, karena bobotnya ringan, pipa ini membutuhkan energi transportasi yang lebih sedikit dibandingkan pipa logam, sehingga lebih ramah terhadap lingkungan.

Material Pipa Paralon yang Umumnya Digunakan

Material Pipa Paralon yang Umumnya Digunakan

pipa paralon tersedia dalam beberapa material dengan karakteristik berbeda. Berikut penjelasannya:

1. PVC (Polyvinyl Chloride)

Jenis ini adalah yang paling umum dan banyak ditemukan di pasaran. PVC memiliki keunggulan tahan lama, anti karat, ringan, dan mudah dipasang. Umumnya digunakan untuk saluran air bersih maupun limbah dengan tekanan rendah.

2. uPVC (Unplasticized Polyvinyl Chloride)

Jenis pipa uPVC tidak menggunakan plasticizer (bahan pelunak), sehingga lebih keras dan kuat dibanding PVC biasa. uPVC sering dipakai untuk instalasi air bertekanan tinggi, pipa listrik, hingga sistem pembuangan.

3. CPVC (Chlorinated Polyvinyl Chloride)

Jenis selanjutnya adalah CPVC. Jenis pipa ini memiliki ketahanan lebih baik terhadap suhu tinggi dibanding PVC dan uPVC. Cocok digunakan untuk instalasi air panas dan dingin, terutama di gedung-gedung modern.

4. PPR (Polypropylene Random)

Pipa ini bukan murni paralon, namun sering disejajarkan karena fungsinya mirip. PPR memiliki daya tahan terhadap panas dan tekanan tinggi, sehingga ideal untuk sistem perpipaan air panas.

Ukuran Standar Pipa Paralon

Ukuran Standar Pipa Paralon

Berikut beberapa ukuran standar pipa paralon yang umum digunakan:

1. Ukuran Kecil (1/2 inci – 1 inci)

  • Digunakan untuk saluran air bersih rumah tangga.

  • Umumnya dipakai pada instalasi air kamar mandi, dapur, atau wastafel.

  • Diameter kecil membuat aliran air lebih terfokus.

2. Ukuran Sedang (1 1/4 inci – 2 inci)

3. Ukuran Besar (3 inci – 6 inci)

  • Sering dipakai pada pembuangan utama atau saluran air limbah.

  • Cocok untuk perumahan besar, gedung bertingkat, atau industri kecil.

4. Ukuran Ekstra Besar (8 inci ke atas)

  • Digunakan pada proyek skala besar, seperti saluran air kota, pabrik, atau sistem irigasi pertanian luas.

Selain diameter, ketebalan pipa pini juga menjadi pertimbangan. Di Indonesia, pipa paralon biasanya dibagi ke dalam kelas:

  • AW : untuk tekanan tinggi (hingga 10 bar).

  • D : untuk tekanan rendah, umumnya saluran pembuangan.

  • C : lebih tipis, digunakan untuk aliran non-tekanan.

Penutup

Pipa paralon adalah material penting dalam dunia konstruksi dan kehidupan sehari-hari. Dengan memahami jenis material yang tersedia, ukuran standar, serta keunggulannya, sehingga bisa memilih ang tepat sesuai kebutuhan.

Kami menyediakan jasa tukang pipa yang membantu segala sistem perpipaan kamu baik pemasangan, perbaikan, atau hal lain. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi WhatsApp di bawah ini.

Scroll to Top